Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Quotes

Begini Cara Introspeksi Jika Mengalami kesulitan yang terasa tak seperti biasanya

Perjalan hidup memang berliku-liku adakalanya lancar adakalanya macet, karang di atas kadang di samping kadang di bawah.Ya, itulah hidup. Nah jika Anda mengalami sesuatu dalam kehidupan Anda yang tidak biasa, berikut tips yang bisa Anda lakukan. tips ini Ane dapatkan dari grand master olah energy "212" Rudo Mouna, berikut katanya: Jika mengalami kesulitan yang terasa tak seperti biasanya.. cobalah uji telusuri dahulu aktivitas keseharian dan spiritualmu dahulu... Jika ada rutinitas yang kamu erase tanpa tersadarin karena kesibukan atau ego malas..emosi.. dll. .cobalah membuat komitmen dengan jiwa optimismu untuk back to the past rutinitas... ane jamin..mendung yang menghambat perlahan menghilang. wuzzz. Itulah caranya introspeksi diri jika mengalami kesulitan dalam hidup.

FREKWENSI PERNAPASAN MENCERMINKAN KONDISI FISIK DAN MENTAL

FREKWENSI PERNAPASAN MENCERMINKAN KONDISI FISIK & MENTAL Berapa jumlah tarikan nafas Anda per menit? Teknologi Hiper Metafisik mencoba melakukan penelitian dan menghubungkan frekwensi pernapasan seseorang dengan kondisi fisik dan mentalnya. Normalnya, frekwensi bernafas seseorang yang sehat fisiknya adalah 15 sampai 18 kali per menit. Faktor psikologis paling dominan dalam menentukan pola tarikan nafas seseorang. Orang yang emosional, sedih, galau, takut, cemas, akan menarik nafas lebih banyak. Jantung memompa lebih cepat dari biasanya karena permintaan dari otak yang membutuhkan suplai oksigen lebih banyak karena energi otak habis untuk berpikir di luar kebutuhan standardnya. Saat otak mulai kelebihan muatan beban karena pikiran inilah terjadi disfungsi perintah otak terhadap organ-organ tubuh dan hormon2 tubuh. Jika ini di biarkan terjadi terus menerus, maka akan merusak sistem metabolisme tubuh. - 7 – 10 kali per menit : Kondisi fisik & psikologis sangat sehat, sangat ten...

Hukum Pikiran (Law of Mind)

Suatu tindakan akan melahirkan pola tertentu di dalam pikiran seseorang. Pola2 inilah yang disebut dengan Hukum Pikiran/ Law of Mind yaitu menerima dan menolak. - Menerima: Pikiran yang menerima adalah ketika suatu ide yang disampaikan entah baik atau buruk, maka pikiran kita tidak langsung merespon negatif atau menolaknya. Orang yang memiliki pola pikiran seperti ini biasanya cenderung tenang, s abar, dan pandai menyesuaikan diri. - Menolak: Pikiran yang cenderung menolak adalah ketika ada suatu ide yang disampaikan kepada kita membiasakan diri untuk menolak terlebih dahulu baik maupun kurang tepat. Biasanya orang yang memiliki pemikiran seperti ini mereka cenderung gelisah, ceroboh, angkuh, dengki dan sulit bergaul. Namaste. Sumber: penggemar Kundalini | Santo paijo

Jebakan Ego

Ketika kita sudah mulai tekun melaksanakan sadhana dharma, salah satu jebakan ego [ahamkara] yang sering muncul adalah kita merasa diri kita baik atau merasa diri kita benar, lalu kita mulai menjadi terlalu kritis dan banyak memberi penilaian terhadap kekurangan orang lain. Ketika kita melihat kesalahan, kekurangan, keserakahan dan kegelapan pada orang lain, kita sering tergoda untuk secara agresif memvonis [menghakimi] orang lain. Ini tidak lain muncul dari ego kita sendiri. Sebuah jebakan ego. Ketika kita memvonis buruk atau menyentil orang lain, tanpa disadari benih-benih kebencian, kemarahan, kesombongan dan avidya [ketidak-tahuan] sudah muncul di dalam diri kita sendiri. Berusahalah untuk tidak memandang orang lain yang memiliki kekurangan, keserakahan dan kegelapan sebagai orang jahat, tapi lihatlah mereka sebagai orang baik yang sedang berjuang jatuh-bangun belajar berkembang menuju kesadaran, atau orang baik yang di dalam jiwanya sedang menjerit dalam kesengsaraan. Seper...

Hidup Itu Sekadar Numpang Lewat

Victor Alexander Liem SEKEDAR NUMPANG LEWAT DENGAN KETENTERAMAN HATI (Eksplorasi tentang Urip iku Mung Mampir Ngombe, Jembar Segarane dan Nang-Ning-Nung) Oleh: Victor Alexander Liem‎ Sejak kecil saya tinggal dirumah tante. Biaya hidup hingga biaya pendidikan dibantu oleh tante saja. Saya beruntung bisa kuliah hingga perguruan tinggi. Pada waktu masih kecil saya diajarkan orang tua jika saya bisa hidup seperti ini karena 'nunut urip' (menumpang hidup saja). Karena cuma menumpang maka jangan berlebihan. Awalnya sebagai anak kecil saya protes. Mengapa saya tidak seperti anak lainnya yang bisa beli ini dan itu? Namun akhirnya saya menuruti nasihat tersebut karena seiringan memahami bahwa memang harus tahu diri. Jangan mentang-mentang ada yang membiayai malah bersifat aji mumpung. Setelah lulus kuliah dan bekerja, saya bisa mandiri dalam mencukupi kebutuhan saya. Awalnya saya bangga bisa beli ini dan itu, walau bukan dari kelas yang berada. Sebagai karyawan yang mulai mandiri,...

Kebal Untuk Berubah

Ada kecenderungan para master merasa yakin bahwa cara, gaya dan tingkah laku kepemimpinan di padepokannya yang selama ini mereka miliki sudah tepat dan harus terus dipertahankan. Sebagian besar master dalam komunitas apa pun bisa kena penyakit "Resistance to change = kebal untuk berubah" artinya tidak peka dengan keadaan yang terus berobah, berkembang bahkan berganti sama sekali. Adalah kenyataan bahwa perubahan adalah sesuatu yang abadi di muka bumi ini dan kita harus memahami setiap perubahan yang terjadi di segala hal dan aspek kehidupan manusia. Sumber: Penggemar Kundalini | Santo Paijo